jump to navigation

Perasaanku… February 15, 2008

Posted by dhini-whitesilver in Uncategorized.
4 comments

Pagi ini
mendung lagi…

mendung
kali ini buatku jadi sedikit sentimental

Dadaku
sesak, hingga aku sulit bernafas…

Kepalaku
sedikit sakit karena pekerjaan dan kurang tidur malam tadi

Butiran2
dingin air hujan dengan lirih menerpa rambut dan membasahi wajahku…

Satu
wajah berkelebat ringan dibenak dan ingatanku…

Wajah
seorang yang sangat berarti dalam hidupku…seseorang yang membuatku begitu lebih berarti, seseorang yang selalu mendorong
dan mencintaiku dengan sepenuh hati…

 

Wajah
yang tegas, dengan rambut putih yg menghias… wajah yang akrab menyapaku dipagi
hari selama 25 tahun. Mencium keningku sebelum kujalani hari…

Memandang
dan menyapaku sebelum kuberanjak pergi…

Dan selalu
ada setiap saat untukku…

Aku
tersenyum perih saat kusadar senyum dan tatapan matanya tidak akan pernah kulihat lagi…

 

Bapak…

De dien
kangen bapak…

Seluruh
tubuh dan pikiran ini memanggil nama bapak…

Pak,
maafin de dien yang enggak bisa ngerawat bapak dengan sebaik2nya de dien…

Maafin de
dien, karena de dien gak ada untuk nemenin bapak saat bapak pergi…

Maafin de
dien karena de dien belum bisa ngasih sesuatu yang berarti buat bapak…

 

Pak, tau
enggak…

De dien
ingat, waktu de dien kecil bapak suka gendong de dien dipunggung bapak…

marah2
sewaktu de dien naik2 pohon di depan rumah, teriak2 waktu kandang burung de
dien buka sampe burung perkutut terbang semua, gendong de dien ke kamar waktu
de dien ketiduran di depan tv,
jemput dan anter de dien waktu sekolah…

Senyum
bapak, cara duduk bapak, suara bapak dan semua hal tentang bapak selalu ada di
hati dan pikiran de dien…

 

Pak, de
dien kangen bapak…

Kangen
banget sampai2 de dien ingin teriak sekuat dan sekencang yang de dien bisa

Pak,
bapak harus tau, sampai kapanpun bapak akan selalu ada dihati de dien, dan de
dien akan selalu bangga dengan bapak…

 

Tuhan,
maafkan de dien…

Aku
mendesah perih, perlahan dan tak terdengar…

Pedih aku
rasakan kenyataan… bahwa saat ini bapak sudah  tidak

ada lagi…

tidak ada untuk temani aku  

Tapi aku
yakin, bahwa senyum, cium dan pelukan hangatnya akan selalu ia kirimkan dari
surga untukku…

 

 

 

since you pass away…

the days grow long, and i
dont kow why…

my tears falling down. I
missing you dad…

and i know, you watching me
from the heaven…

promise will be a good girl for you…

 

Curhat 1/3 February 13, 2008

Posted by dhini-whitesilver in Uncategorized.
5 comments

Tak pernah kupikirkan sebelumnya
bahwa, cerita ini kutuliskan dalam sebuah halaman kosong…

Aku hanya ingin menumpahkan curahan
hati-ku saja kok…

Ya… aku yakin pasti diantara kalian yang
mampir diblog FS ku ini mengeluh tentang penderitaan dan kesakitan yang
terus2an terbayang dalam tulisan2 ku selama ini…

Tak apa2 juga sih, toh kenyataannya
memang seperti itu. Aku suka sekali menuliskan tentang penderitaan dan
kesakitan. Sepertinya 2 hal itu teman akrabku selama 25 tahun aku hidup dan
bernafas.

Tapi, sebenarnya itu cuma sepersekian
persen rasa sakit karena mencintai seseorang yang tak pernah benar2 hadir dalam
hidupku, rasa sakit sesungguhnya tak bisa kugambarkan seperti apa, karena
wujudnya pasti akan tidak keruan…

Tapi eiiittss… kalian salah kalau
menilai tulisanku kali ini tentang pesakitan dan penderitaan2 yang tak berujung
itu…

Kali ini beda… yah, mudah2an
endingnya tidak ada tetesan air mata (harapanku sih seperti itu…)

Apapun yang kuceritakan kali ini
mungkin sebagian besar pernah dirasakan oleh kalian, mohon pengertiannya kalau
kata2 dalam cerita ini menggambarkan kepolosan, ketololan, dan kebahagiaanku sebagai
seorang perempuan yang jatuh cinta (mudah2an t

id

ak
ada cercaan terhadap hal ini) tapi… ini-kan hanya curhat dalam bentuk cerita… bisa
benar, dan bisa karanganku saja khan?

Well, sebut saja cowo beruntung (atau
lebih tepatnya kurang beruntung) ini bernama Nico… awal aku mengenalnya cuma
dari sebuah dunia  maya belaka. Sumpah sebenarnya dulu, aku benci
sekali hal2 seperti ini. Tak pernah percaya bahwa perasaan2 aneh yang
menimbulkan getar2 cinta(hayaaaah bahasanya… :P) bisa hadir dari chating, FS
atau apalah itu namanya… bagaimana bisa coba… sebenarnya orang2 yang berakal
sehat mungkin tidak pernah bisa mempercayai hal ini.

Tapi sepertinya karma itu saat ini
berbalik padaku…

Wooooeeee…. Aku jadi manusia bodoh
yang malah berbalik arah meninju diri sendiri. Agak sebal juga sih saat aku
dihadapkan dengan fakta yang gak jelas sepeti itu.(masa iya bisa jatuh cinta hanya
karena jalinan kabel modem yang menghubungkan computer dengan segala macam
sirkuit2nya itu…)

Owkeys… balik ke yang namanya Nico. Aku
kenal dia tidak jauh2 dari dunia maya yang absurd ini.

FS (lagi2 aku ulang
kata2 itu)

Friendster sialan yang juga menyenangkan
(menurutku sih…). Pertama aku juga bingung awal mula kisah itu berjalan seperti
apa. Yang jelas dulu sekali… waktu awal2 aku kenal yang namanya FS setiap ada
request teman2 baru tanpa aku check langsung aku setujui saja… termasuk si Nico
ini. Well lucunya lagi, awalnya aku pikir dia itu adalah penyanyi kulit hitam
luar negri yang nyasar ke FS-ku (coz aku lihat dari primary FS-nya gayanya
agak2 mirip Negro cool gitu… :P) dan ternyata dia asli

Indonesia

bow…

Ambon

manise… :D

Baiklah, kisah berlanjut…

Karena aku termasuk village girls
atau cewe kampong tepatnya… maka enggak heran juga kalau yang namanya teknologi
agak2 sedikit membingungkan untukku. Termasuk yang namanya FS dan teman2
sejenisnya. Nah, baru2 ini aku baru paham bagaimana cara memainkan FS dan
fasilitas2 didalamnya yang bisa dengan enaknya kita rubah (termasuk edit
profile, upload foto, send massages, kirim testi dan belakangan juga bikin
Blog… well bener2 kampong abis2an khan?)…

Nah… singkatnya, karena
kekampongan-ku itu ternyata hubungan aku dengan si cowo beruntung itu terus2an
berlanjut hingga akhirnya sampai dengan tahap tukar menukar nomor telpun…

Yah, sebetulnya banyak perbedaan juga
sih antara aku dan cowo itu… tapi entah kenapa justru perbedaan2 itu yang bikin
hubungan aku dan dia jadi lebih hidup (well… klise juga sih kata2nya…)

Oke… that’s it… cukup dulu curhatanku
kali ini toh aku rasa sampai disitu kalian cukup mengerti bagaimana kisah itu
terus berlanjut khan?

sebetulnya sampai saat ini-pun, kisah
itu masih berlanjut (harapanku sih tetap seperti itu…)

Yang jadi soal adalah Entah endingnya
akan berakhir seperti apa dan kapan akupun bingung menulis akhir kisahnya…

Kalau menurut kalian Kira2 enaknya
seperti apa ya?

 

curahan hati… February 5, 2008

Posted by dhini-whitesilver in Uncategorized.
4 comments

engkaulah keabadian yang dapat meruntuhkan karang terjal mengenai arti sebuah kehidupan…

engkaulah cahaya pertama yang menyinariku dalam gelapnya arti sebuah kasih sayang…

engkaulah tetes air yang mampu lepaskanku dari kehausan akan cinta yang tak bersuara…

engkaulah surya yang menerangi seluruh jiwa dan ragaku…

kau hadir dan mengisi langkah hidupku…

walaupun aku tahu bahwa kau tak’kan pernah menjadi milikku, aku akan tetap disini menantimu…

entah sampai kapan semoga suatu saat waktu dapat menjawabnya…