jump to navigation

Dear Someone… June 20, 2008

Posted by dhini-whitesilver in Uncategorized.
trackback

Aku hanya ingin kau tahu…

bahwa hingga saat ini-pun aku masih menantimu…

Semua tentang cinta dan kularut dalam indahnya

Semua tentang cinta, dan kuhanyut dalam pedihnya

Semua yang kutau tentangmu buatku menangis dan memikirkanmu

Begitu indah dan tak terjamah

begitu jauh dan sulit kujangkau

Aku tak ingin air mata ini jatuh lagi. . .

terlalu sakit dan perihnya,

aku takut…

bukan atas semua yang kukorbankan,

bukan atas semua yang kulakukan

tapi,

atas rasa cinta yang aku inginkan. . . .

Aku sedih,

cukup sedih hingga aku menyadari

aku sanggup mati untuk rasa ini. . .

aku sudah memilih,

dan aku inginkan satu cinta yang sempurna

namun kurasa,

kali ini ku harus menelan pedihnya lagi…

Satu cinta yang menuntut syarat untuk diungkapkan. . .

karena cinta memang tak bersyarat,

Cinta adalah keterkaitan antara jiwa dan hati. . .

dan bagiku. . .                                  

Cinta adalah teka-teki yang dirasakan oleh hati. . .

Tatapanmu hangat sekaligus menyejukkan jiwa

Menyentuhku dengan misterinya

Dan menyapaku dengan keterkejutannya

Pada suatu waktu aku menyerah pada rasaku

Kerinduan yang semakin ku tahan, malah semakin membesar

Dan kini hancur ketika tak dapat kutahan lagi

Pada suatu waktu aku

kan

berjalan

Meninggalkan bayanganmu dan menyerah pada rasaku…



Comments»

   1. Bamby Cahyadi - July 29, 2008

Puisi yang melankolis sekali, tetapi cinta itu harus diperjuangkan. Rasa harus dipertaruhkan, maju terus pantang mundur!