jump to navigation

…Rumit… November 20, 2008

Posted by dhini-whitesilver in Uncategorized.
add a comment

Serumit itukah bila aku ingin menyayangimu?

Serumit itukah bila aku ingin mencintaimu?

Dan serumit itukah bila ku ingin memilikimu?

Apakah sampai serumit itu hingga aku benar2 terpaku pada kerumitan itu?

Atakah kerumitan itu memang sengaja kau ciptakan untuk menutupi cintamu pada kekasihmu yang dulu???

Apakah benar-benar sangat rumitnya perasaanku ini ataukah aku memang dibodohi oleh kerumitan itu hingga terus saja aku masih mencintaimu…

Aku yang bodoh?

Atau kerumitan itu-kah yang membuatku menjadi sangat bodoh???

Ilalang dan Rumput Kering… November 6, 2008

Posted by dhini-whitesilver in Uncategorized.
3 comments

aku seperti ilalang kehilangan angin…

gagal dan betapa murungnya parasku diterpa panas sang mentari…

tidak ingat akan kaki dan tangan yang terus bergerak

disana, disuatu tempat kamu berkata rindu…,

dikemas hampir mati dalam suara serak melontarkan kata demi kata agar ku dapat lepaskan murung dan menghempaskan letihku dalam bahumu yang kokoh…

disini ku tatap dinding mega, menghayal bagaikan sebatang ilalang…

namun angin entah berada dimana, aku hanya murung sambil berkata…

atau kamu disana juga memikirkanku???

Aku seperti umput liar yang merenggas kering diantara musim hujan…

Merambat dan tak berwarna seperti kotoran yang tercampakkan…

Angin datang dan pergi membawa tubuh ringanku meliuk kekanan dan kekiri,

Aku hanya bertanya2 dalam kesadaranku yang makin menggelepar, akankah aku tetap dapat bertahan pada batangku yang rapuh dan hampir tak dapat berdiri jejak pada tanah kering ini?

Keraguan yang silih berganti datang justru membawaku dalam satu pertanyaan yang malah menguatkanku…

Perasaan itu menguar, tajam dan terus tertanam…

Kadangkala keyakinanku tak tergoyahkan…

Namun terkadang justru aku malah semakin goyah…

Dan aku, seperti ilalang dan rumput liar yang meranggas dan hampir mati karena tercampakkan.